Banyumas, 18 Desember 2025 – Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Banyumas melaksanakan koordinasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto dalam rangka membahas potensi kerja sama strategis untuk mendukung penguatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan berorientasi ekspor. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Balai POM di Banyumas, Bapak Gidion, dan diterima oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Ibu Christoveny.
Koordinasi ini dilakukan sebagai upaya penguatan kapasitas pelaku usaha pangan dalam memenuhi aspek keamanan, mutu, dan kepatuhan terhadap regulasi, seiring dengan adanya isu penolakan produk pangan Indonesia di pasar ekspor pada akhir tahun 2025. Sebagai Unit Pelaksana Teknis Badan POM, Balai POM di Banyumas melaksanakan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku usaha sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2017.
Kepala Balai POM di Banyumas menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor merupakan kunci dalam meningkatkan daya saing UMKM pangan. Balai POM di Banyumas berkomitmen untuk mendukung peningkatan kapasitas UMKM melalui pembinaan dan pendampingan berkelanjutan, sehingga pelaku usaha mampu memenuhi standar keamanan pangan serta regulasi yang berlaku.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Christoveny, menegaskan bahwa Bank Indonesia mendukung penguatan UMKM sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Sinergi dengan Balai POM Banyumas diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk UMKM pangan sehingga memiliki daya saing yang lebih kuat, termasuk dalam memasuki pasar ekspor.
Selain pembaahasan terkait potensi kerja sama untuk penguatan UMKM ekspor, koordinasi tersebut juga membahas peluang kerja sama yang lebih besar terkait dengan pendampingan pelaku usaha pangan di wilayah kerja Balai POM di Banyumas. Melalui sinergi ini, Balai POM di Banyumas berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam memperkuat pendampingan UMKM pangan melalui edukasi keamanan pangan, fasilitasi pemenuhan persyaratan sertifikasi, dan pendampingan registrasi pangan olahan guna perkuatan daya saing UMKM di pasar lokal maupun internasional. (BMS - AW)