SUMRINGAH Balai POM Banyumas Ajak Pegawai Lebih Bijak Kelola Emosi di Tempat Kerja

25-05-2026 Umum Dilihat 90 kali

BANYUMAS – Di tengah tuntutan pekerjaan yang semakin dinamis, menjaga kesehatan mental menjadi hal yang tidak kalah penting bagi para pegawai. Hal inilah yang diangkat oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Banyumas melalui kegiatan SUMRINGAH (Support Mental dan Religi Untuk Gapai Harmoni) yang digelar pada 22 Mei 2026 lalu.

Mengusung tema “Kerja Tetap Jalan, Emosi Tetap Aman”, kegiatan tersebut menghadirkan psikolog klinis Atikah Febriyanti, M.Psi., dari Teman Bincang untuk berbagi cara mengelola emosi dan tekanan kerja secara sehat. Dalam sambutannya, Kepala Balai POM di Banyumas, Gidion, S.Si., M.Sc., berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar sekaligus pengingat bagi pegawai untuk tetap menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan diri.

Suasana kegiatan berlangsung santai dan interaktif. Peserta diajak berdiskusi mengenai berbagai situasi yang sering ditemui di dunia kerja, mulai dari tumpukan deadline, rapat yang panjang, hingga kebiasaan menerima pesan pekerjaan saat cuti atau di luar jam kerja.

Manajemen Stres dan Regulasi Emosi

Atikah menjelaskan bahwa stres sebenarnya merupakan hal yang wajar dialami setiap orang. Bahkan, dalam kondisi tertentu stres bisa membantu seseorang tetap fokus dan produktif. Namun, ketika tidak dikelola dengan baik, stres dapat memengaruhi hubungan dengan orang lain maupun performa kerja. “Regulasi emosi itu penting karena berpengaruh pada cara kita berkomunikasi, mengambil keputusan, sampai menjaga hubungan dengan rekan kerja maupun keluarga,” ujarnya.

Dalam sesi materi, Atikah juga memperkenalkan teknik STOP untuk membantu peserta mengelola emosi ketika menghadapi situasi yang memicu stres. Teknik tersebut terdiri dari Stop, Take a Breath, Observe, dan Proceed Mindfully atau berhenti sejenak, mengatur napas, memahami situasi, lalu merespons dengan lebih tenang. Menurutnya, memberi jeda sebelum bereaksi dapat membantu seseorang lebih sadar terhadap kondisi dirinya sendiri.

“Kadang kita terlalu cepat merespons sesuatu saat emosi sedang penuh. Padahal, berhenti sebentar dan menarik napas bisa membantu kita berpikir lebih jernih,” jelasnya.

Selain membahas pengelolaan emosi, peserta juga diajak memahami pentingnya komunikasi asertif, mencari dukungan sosial yang sehat, hingga tidak ragu meminta bantuan profesional ketika diperlukan. Melalui kegiatan ini, Balai POM Banyumas berharap pegawai semakin menyadari bahwa kesehatan mental merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, produktif, dan saling mendukung. (BMS - FR)

Sarana