Dukung Pelayanan Publik untuk Kelompok Rentan: Balai POM di Banyumas Adakan Pelatihan Bahasa Isyarat

25-03-2026 Umum Dilihat 189 kali

Banyumas, 6 & 13 Maret 2026 – Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Banyumas memperkuat komitmen pelayanan publik yang inklusif melalui kolaborasi dengan Komunitas Batir Isyarat Banjoemas. Kerja sama ini diwujudkan dalam bentuk Pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) khusus layanan publik yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 dan 13 Maret 2026.

Kegiatan yang menggunakan metode Fast-Track Learning ini menargetkan 15 hingga 20 pegawai Balai POM sebagai peserta. Pelatihan ini dirancang untuk membekali petugas garda terdepan dengan kemampuan komunikasi dasar dan pemahaman etika berinteraksi bersama disabilitas Tuli sesuai dengan amanat UU No. 8 Tahun 2016.

Selama dua hari pelatihan, para peserta dibimbing langsung oleh tiga instruktur Tuli. Materi yang diberikan mencakup pengenalan budaya Tuli, alfabet BISINDO, mimik ekspresi (NMS), hingga kosakata khusus terkait layanan publik di lingkungan BPOM. Selain teori, pelatihan ini menitikberatkan pada sesi praktik langsung dan roleplay simulasi pelayanan tamu guna memastikan petugas memiliki kepercayaan diri dalam melayani masyarakat luas.

Penyelenggaraan pelatihan ini merupakan langkah strategis Balai POM di Banyumas dalam menciptakan standarisasi pelayanan yang ramah disabilitas. Melalui inovasi kompetensi ini, diharapkan akses informasi dan layanan obat serta makanan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara adil dan inklusif di wilayah Kabupaten Banyumas. (YD)

Sarana