Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Banyumas menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kader Keamanan Pangan Desa (KPD) di Aula Desa Langgongsari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) yang bertujuan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam mewujudkan pangan aman hingga tingkat rumah tangga.
Kegiatan diikuti sebanyak 25 peserta yang terdiri dari Tim Keamanan Pangan Desa dan kader dari Desa Langgongsari, Desa Kalisari, dan Desa Melung. Bimtek juga melibatkan unsur pemerintah desa, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyumas, serta Puskesmas Cilongok 2.
Kepala Balai POM di Banyumas yang diwakili Ketua Tim GKPD, Rahmat Hidayat, menyampaikan bahwa Gerakan Keamanan Pangan Desa merupakan langkah strategis Badan POM dalam membangun budaya sadar pangan aman di tengah masyarakat. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada pengawasan pangan, tetapi juga mendorong penguatan kesehatan dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
“Melalui program ini, desa diharapkan mampu membangun budaya sadar pangan aman yang dimulai dari rumah tangga, pelaku UMKM, pasar, hingga lingkungan sekolah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran kader sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan pangan di desa. Para kader diharapkan mampu mengedukasi masyarakat, mengawasi rantai pangan mulai dari bahan baku hingga penyajian, serta menjadi mitra pemerintah dan Balai POM dalam mengenali dan mencegah peredaran pangan yang tidak aman di lingkungan desa.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari pedoman pelaksanaan desa pangan aman, lima kunci keamanan pangan, pencegahan dan penanganan keracunan pangan, hingga upaya pencegahan stunting. Selain itu, peserta juga mengikuti praktik uji cepat terhadap pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, serta pewarna tekstil Rhodamin B dan Methanyl Yellow.
Melalui kegiatan ini, Balai POM di Banyumas berharap para kader dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pangan yang aman, sehat, dan higienis. Program GKPD juga diharapkan mampu mendukung percepatan penurunan angka stunting sekaligus mewujudkan desa mandiri pangan aman di Kabupaten Banyumas. (AY)