Empat ASN Baru Perkuat Balai POM Banyumas

18-06-2026 Loka POM di Kabupaten Banyumas Dilihat 53 kali

Banyumas – Empat pegawai Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Banyumas resmi dilantik sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan diangkat dalam jabatan fungsional pada kegiatan Pengambilan Sumpah PNS dan Pelantikan Jabatan Fungsional di lingkungan Badan POM, Rabu (10/6/2026). Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dan dipimpin langsung oleh Kepala BPOM, Taruna Ikrar, dari kantor pusat.

Pelantikan diikuti secara serentak oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di Indonesia. Di Balai POM Banyumas, prosesi pelantikan disaksikan oleh Kepala Balai POM Banyumas, Gidion, S.Si., M.Sc., bersama Kepala Subbagian Tata Usaha, Satriya Pinandhita, S.E.

Keempat pegawai yang dilantik menempati jabatan fungsional sesuai bidang dan kompetensinya, yaitu Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Pertama, Analis SDM Aparatur Ahli Pertama, Pranata SDM Aparatur Ahli Pertama, serta Perencana Ahli Pertama.

Pelantikan ini menjadi momen penting dalam perjalanan karier para pegawai sebagai aparatur sipil negara. Dengan status baru sebagai PNS dan pejabat fungsional, mereka diharapkan dapat semakin profesional, berintegritas, serta berkontribusi dalam mendukung tugas pengawasan obat dan makanan demi melindungi kesehatan masyarakat.

Dalam arahannya, Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan bahwa tantangan pengawasan obat dan makanan saat ini semakin kompleks, sementara masyarakat menuntut layanan publik yang cepat, transparan, dan berkualitas.

"BPOM membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas tinggi, dan berani mengambil keputusan yang benar berdasarkan ilmu pengetahuan," tegas Taruna Ikrar.

Ia juga mengingatkan para PNS yang baru dilantik untuk terus mengembangkan kompetensi dan menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, keberhasilan ASN BPOM tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat.

"Jadilah ASN yang mampu menciptakan dampak nyata. Keberhasilan kita bukan sekadar menghasilkan laporan atau program, tetapi menghadirkan perlindungan dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat," pesannya.

Melalui pelantikan ini, Balai POM Banyumas optimistis kapasitas organisasi akan semakin kuat dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, adaptif, dan berkualitas, sekaligus mendukung terwujudnya BPOM sebagai institusi pengawas obat dan makanan yang modern dan berkelas dunia.

(BMS-FR)

Sarana