Cilacap – Kamis (31/10/2023), dalam upaya mencegah kemunculan angka stunting, Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Kabupaten Banyumas melaksanakan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Keamanan Pangan di Kelurahan Tritih Kulon, Cilacap Utara. Turut mengundang Lurah Tritih Kulon dan Kepala Puskesmas Cilacap Utara II, kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kelurahan Tritih Kulon berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Cilacap. Adapun peserta kegiatan sejumlah 50 orang yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, pelaku usaha pangan olahan dan kader puskesmas.
Rahmat Hidayat, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda dari Loka POM Kabupaten Banyumas dalam sambutannya,menyampaikan bahwa peningkatan pemahaman tentang keamanan pangan diharapkan dapat menurukan angka stunting serta mendukung program pemerintah dalam menurukan prevelansi stunting sebesar 14%.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Lurah Kelurahan Tritih Kulon, Henni Setyarto, sekaligus membuka acara. “Sejak terjadinya pandemi COVID-19, Kelurahan Tritih Kulon merupakan kelurahan dengan nilai tertinggi angka stunting dimana nilainya mencapai 120 orang. Intervensi berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pertama berhasil menurunkan angka tersebut dari 120 menjadi 90, dan PMT II menurunkan dari angka 90 menjadi 40. Hasil tersebut menjadikan Kelurahan Tritih Kulon saat ini sebagai kelurahan dengan jumlah stunting terendah di Kecamatan Cilacap Utara.”, ungkap Henni.
Materi yang diberikan yakni Keamanan Pangan dalam Mendukung Penurunan Stunting yang disampaikan oleh Hudaefah selaku Kepala Bidang Farmalkes Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Cilacap dan dilanjutkan materi 5 Kunci Keamanan Pangan Keluarga oleh Albert Christy Saragih selaku Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Pertama Loka POM di Kabupaten Banyumas. Peserta menyambut kegiatan dengan antusias dengan berjalannya sesi diskusi yang menarik.
KIE tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keamanan pangan agar bersama-sama mencegah dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Cilacap dengan menyediakan pangan yang aman bagi keluarga, khususnya untuk 1000 hari pertama kehidupan bagi bayi dan balita. (BMS-AY)