Purwokerto – Rabu 21/08/2024 bertempat di Studio Pro 1 Radio Republik Indonesia (RRI) Purwokerto, dengan mengusung topik 'Peningkatan Peran Siswa Dalam Pengawasan Obat dan Makanan Dengan KIE Saka POM' dalam acara “Dialog Purwokerto Pagi Ini” kak Agnes Dwi Safarina dari Loka POM di Kabupaten Banyumas hadir sebagai narasumber bersama Kak Ardhiyansyah, Andalan Cabang Urusan Saka Kwarcab Purbalingga dan kak Maryono, Kepala SMK N 1 Purbalingga.
BPOM memiliki satuan karya pramuka yaitu saka POM, dengan tiga krida sebagai wadah kegiatannya,yaitu krida pengujian sederhana, krida pemantauan obat dan makanan, serta krida informasi obat dan makanan. Melalui kegiatan saka POM, siswa yang tergabung dilatih secara khusus untuk turut berpartisipasi aktif dalam edukasi dan pengawasan obat dan makanan.
"Kami berharap kegiatan KIE Saka POM bisa lebih aktif dan informasinya bisa tersebar luas ke seluruh lapisan masyarakat." tutur kak Ardhiyansyah. Kak Maryono juga menyampaikan harapannya bahwa BPOM terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, terutama untuk meningkatkan kesadaran siswa dalam konsumsi obat dan makanan. Siswa yang telah mengikuti kegiatan KIE diharapkan bisa mengadopsi pola hidup sehat dan menjadi teladan bagi teman-temannya.
Siswa yang telah mengikuti pelatihan KIE Saka POM diharapkan aktif menyebarkan informasi kepada sesama, baik melalui media sosial maupun kegiatan di sekolah. Selain itu, program ini juga didukung oleh berbagai kegiatan praktis yang melibatkan siswa dalam pengawasan langsung, seperti inspeksi terhadap kantin sekolah, pengecekan label produk, dan pemantauan iklan obat dan makanan di media massa.
“Kami mengimbau siswa dan masyarakat untuk lebih cerdas dan bijak dalam pengawasan serta konsumsi obat dan makanan. Jangan tergiur harga murah yang membahayakan kesehatan. Terapkan Cek KLIK, cek kemasan, cek label, cek izin edar, dan cek kedaluwarsa. Masyarakat juga dapat mengecek izin edar produk obat dan makanan melalui aplikasi BPOM mobile ataupun website cekbpom.pom.go.id. Kami berharap untuk bisa terus berkolaborasi dan bersinergi dengan sekolah maupun sektor lain dalam mewujudkan obat dan makanan yang aman, bermutu, dan berkhasiat” imbuh Agnes sebagai penutup.
Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut atau menyampaikan pengaduan obat dan makanan, Masyarakat Banyumas dapat langsung mengunjungi kantor Loka POM di Kab Banyumas atau booth yang ada di Mal Pelayanan Publik atau dapat juga dapat menghubungi lapor.go.id, WhatsApp 08112602001, e-mail loka_banyumas@pom.go.id dan sosial media Loka POM di Kab Banyumas. - (RA)