Cilacap, 26 Agustus 2025 – Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Banyumas melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Desa Pangan Aman di Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini berlangsung di kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades) Kabupaten Cilacap dan diikuti oleh 30 peserta dari berbagai stakeholder, termasuk Dinas Perdagangan Koperasi UKM, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Bappeda, serta perangkat Desa Danasri Kidul, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap.
Dalam paparannya, Rahmat Hidayat menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan isu penting yang berhubungan langsung dengan kesehatan, produktivitas, dan perekonomian nasional. Data WHO menunjukkan sekitar 600 juta orang di dunia jatuh sakit akibat pangan tercemar dan 420 ribu meninggal setiap tahunnya, dengan anak-anak di bawah usia 5 tahun menanggung 40% beban penyakit tersebut. Tantangan pengawasan pangan pun semakin kompleks, mulai dari penjualan pangan secara online, perkembangan industri dan teknologi, hingga risiko baru akibat perubahan iklim. Karena itu, diperlukan gerakan bersama lintas sektor melalui Program Desa Pangan Aman untuk membangun kesadaran masyarakat, memperkuat pengawasan berbasis komunitas, serta mendukung penurunan stunting di desa lokus intervensi. Ketua Tim Keamanan Pangan Desa Danasri Kidul turut menyampaikan rencana pelaksanaan program berikut anggaran dan jadwal kegiatan hingga Triwulan IV Tahun 2026, dengan harapan dukungan lintas sektor dapat memperkuat pelaksanaannya.
Sejumlah tanggapan muncul dari peserta rapat. DPKUKM Cilacap menyatakan siap memfasilitasi kegiatan tersebut melalui sinergi dengan PLUT UMKM, sementara Dinas Kesehatan akan membantu dalam kepesertaan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP). Bappeda Cilacap juga mengapresiasi program ini dan mendorong keberlanjutannya dengan dukungan OPD terkait. Adapun dari Dinas Ketahanan Pangan menekankan bahwa pengawasan mereka akan fokus pada Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dan perlunya koordinasi yang lebih intens agar pengawasan menjadi lebih efektif.
Melalui kegiatan ini, Balai POM Banyumas menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan desa yang mandiri pangan aman, sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Cilacap. (BMS-AY)