Kamis (9/1/2025) Loka POM di Kabupaten Banyumas menerima kedatangan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia Jawa Tengah (PD IAI Jateng) di Kantor Loka POM di Kabupaten Banyumas. Kedatangan Pengurus PD IAI Jateng dalam rangka silaturahmi dan melakukan audiensi terkait beberapa isu pengawasan Obat di area Jawa Tengah terutama di area pengawasan Loka POM di Kabupaten Banyumas
PD IAI Jawa Tengah dalam audiensi didampingi oleh Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) dari Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Wonosobo, Temanggung, Magelang, dan Purworejo. Dalam audiensi hadir juga perwakilan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) Regional Jateng dan DIY serta dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas.
Kepala Loka POM di Kabupaten Banyumas, Winanto mengapresiasi adanya audiensi antara IAI, Loka POM di Kabupaten Banyumas beserta stakeholder lainnya dan berharap ada kolaborasi yang aktif dan mampu memberikan solusi dalam permasalahan pengawasan obat di masyarakat.
Hal ini disambut baik oleh Ketua PD IAI Jawa Tengah, Rosid Sujono yang menyampaikan perlunya komunikasi dan penyampaian aspirasi dari rekan sejawat apoteker dan stakeholder terkait agar dapat ditemukan solusi yang bisa disampaikan dan ditindaklanjuti oleh Badan POM.
Isu-Isu penting yang dibahas dalam audiensi pertemuan ini antara lain regulasi pengawasan distribusi antibiotik, dan pengawasan dispensing obat di apotek terutama antibiotik, dan maraknya penyebaran antibiotik tanpa resep dokter oleh non-tenaga kefarmasian. Sebagai tindak lanjut pertemuan tersebut seluruh pihak sepakat untuk meningkatkan sinergi pengawasan obat terutama untuk mencegah peredaran antibiotik tanpa resep dokter dan mencegah resiko yang muncul dari Anti Microbial Resistance (AMR).
Badan POM mengupayakan kerja sama yang harmonis dengan seluruh pelaku kepentingan demi terwujudnya mutu dan keamanan obat dan makanan di masyarakat.
(AC)