Siswa MI Ma'arif 1 Langgongsari Siap Menjadi Generasi Emas dengan PJAS Aman

17-07-2026 Infokom BPOM Banyumas Dilihat 52 kali

Banyumas – Sebagai tindak lanjut Program Desa Pangan Aman dalam Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) Tahun 2026, Balai POM di Banyumas mendampingi Kader Keamanan Pangan Desa Langgongsari melaksanakan kegiatan edukasi dan pengawasan keamanan pangan di MI Langgongsari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, pada Rabu (15/7). Kegiatan di sekolah ini merupakan salah satu bentuk implementasi Program Desa Pangan Aman yang menyasar komunitas sekolah sebagai upaya membangun budaya keamanan pangan sejak usia dini.

Program Desa Pangan Aman dilaksanakan melalui pemberdayaan berbagai komunitas di tingkat desa, meliputi sekolah, keluarga, remaja, pelaku usaha ritel, pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP), serta pelaku usaha pangan siap saji. Dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat, program ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan kemandirian dalam menerapkan prinsip keamanan pangan di lingkungan masing-masing.

Sebagai bagian dari pendampingan tersebut, dilakukan pengujian sederhana terhadap delapan sampel Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS). Hasilnya menunjukkan seluruh sampel negatif mengandung Rhodamin B, Methanyl Yellow, Boraks, maupun Formalin. Guru dan pedagang di lingkungan sekolah juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menerapkan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli, menjual, maupun mengonsumsi pangan.

Selain itu, Kader Keamanan Pangan Desa didorong untuk terus mengedukasi seluruh warga sekolah, khususnya para siswa, agar semakin cermat dalam memilih jajanan yang aman. Pendampingan ini diharapkan tidak berhenti pada saat kegiatan berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan yang terus diterapkan di lingkungan sekolah.

Melalui sinergi antara Balai POM di Banyumas, pemerintah desa, kader keamanan pangan, dan pihak sekolah, budaya keamanan pangan diharapkan semakin tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Program Desa Pangan Aman tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pangan yang aman, tetapi juga menjadi fondasi dalam mewujudkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (BMS-AY)

Sarana